EBTA 2 bukan sekadar ujian

Sabtu, 7 Februari 2026 santri kelas 6 KMI Pondok Pesantren Al-Iman Putra dan Putri berdiri di salah satu titik terpenting dalam perjalanan mereka.
EBTA 2 bukan sekadar ujian kedua, ia adalah bagian akhir dari rangkaian panjang belajar, berjuang, dan bertahan.
Tempat dimana sisa tenaga, fokus, dan kesungguhan benar-benar diminta untuk dikeluarkan. Setidaknya tidak kurang dari 22 pelajaran akan diujikan pada EBTA 2 ini, menyusul setelahnya ujian lisan selama sepekan di bulan Ramadhan.
Dalam upacara pembukaan, pesan Ustadzah Dr. Hj. Saiyah Umma Taqwa, MA. terdengar jelas menguatkan:
yang terakhir harus lebih baik dari yang lalu.
Karena di akhir inilah, tidak ada lagi ruang untuk setengah-setengah.
Langkah terakhir kini dimulai.
Dengan usaha sepenuh hati, doa yang terus menyertai, dan harapan akan hasil terbaik.
Semoga setiap ikhtiar hari ini menjadi saksi dari perjuangan yang dijalani dengan sungguh-sungguh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *